Share the Dreams

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

In Memory

Mbak Emy, begitulah bila aku dengar bu guru memanggilnya, dia adalah istri dari seorang temanku. Ketika saya datang ke rumahnya selasa kemarin (14/10), perasaan haru merasuk apalagi bila melihat kedua puteranya dengan baju hitam duduk disampingku. Mereka memang masih kecil mungkin masih SD, tetapi ibunya telah meninggalkan mereka pada usia 40 tahun.

Innalihahi wa inna ilaihi rojiā€™un.

Pemandangan itu menyulut alam bawah sadar, hingga basah di sudut mata tatkala mereka ikut mensholatkan ibunya bersamaku.

Tak bisa membayangkanya, bagaimana repotnya bila harus mengurusi dua hati tanpa ibunya. Anak-anak juga repot karena harus memulai menempuh hidup tanpa keberadaan ibunya sejak menginjak usia sangat muda.

(lebih…)

Iklan

Kartini Effect

kartini kuSubuh tadi dalam perjalanan menuju langgar, seperti biasa saya melewati sebuah salon. Tapi.. ada yang lain dari biasanya karena di pagi buta ini terlihat aktifitas di salon itu. Pagi-pagi begini sudah sibuk? Sesaat kemudian sepulang dari langgar sudah banyak pelanggan di salon itu. Pada ngapain ya mereka, apa ada hajatan jadi pagi-pagi sekali harus sudah bersiap-siap?

Jadi ingat sekitar seminggu yang lalu saya dengar negosiasi antara pemilik dan pelanggan untuk tata rias tanggal 21. Waktunya setelah subuh, bahkan ada yang mau datang jam 2 malam! Saya ingat-ingat kembali apa yang mereka bicarakan, o… iya mereka mau meriaskan putra-putrinya dalam rangka mengikuti sebuah acara di sekolah.

Tanggal 21 kesibukan di salon-salon meningkat diserbu pelanggan, untuk menyewa kostum atau untuk merias. Sampai-sampai ada yang mau datang jam 2 malam. Apa nggak ngantuk ya, kasihan juga kan anaknya? (lebih…)

Hak Asasi Hewan

Setidaknya pernah dua kali mengikuti khotbah jum’at yang materinya berkaitan dengan hak asasi hewan. Nara sumbernya dari orang yang berkompeten dalam kedokteran hewan. Belum lama saya membaca kembali masalah ini di blog nya Nur Aini Rahmawati. Sekedar me-refresh kembali mudah-mudahan bermanfaat.

Mematikan hewan (untuk dikonsumsi) secara konvensional adalah memotong pembuluh nadi dan vena di leher dengan menyembelih. Cara itu rupanya mengusik hati sebagian kelompok karena diperkirakan hewan mengalami rasa sakit yang tinggi. Karenanya dikatakan sebagai menyiksa, sehingga tidak humanis dan tidak mengindahkan hak asasi hewan? Selain itu ada juga yang menilai show off (unjuk gigi) perilaku bar-bar dengan pembunuhan besar-besaran saat ibadah Qurban Idul Adha.

(lebih…)

Menyusuri Sungai Purba

peta-sadeng.jpgMenyusuri aliran Bengawan Solo Purba sebuah tema yang cukup menantang, saya pun ikut acara itu hari minggu kemarin (17/12/2006). Mengingat untuk ke lokasi harus melewati jalan menanjak, sering crowded dan lumayan jauh, maka kami bermalam di rumah teman di daerah Wonosari (sekitar 50an km dari Dermaga Sadeng). Esok paginya jam 5.30 baru kami berangkat. Jalan aspal menuju Sadeng berada diantara perbukitan kapur dan sesekali terlihat jurang curam yang indah.

Pegunungan kapur konon ceritanya adalah dasar lautan, jadi sekarang nampak bagaikan bukit-bukit karang. Pantai Laut Selatan Jawa “didongkrak” oleh proses alami tumbukkan lempeng bumi, sehingga permukaanya naik melebihi daratan (berlangsung selama ribuan sampai jutaan tahun). Hasilnya sekarang menjadi pemandangan yang indah, dimana lagi kalau tidak di pegunungan seribu Kabupaten Gunung Kidul.

(lebih…)

Sales Ngibul Lagi

Sayang sekali.. untuk kesekian kalinya saya mejumpai sales yang mengabaikan kualitas informasi dalam pekerjaanya alias ngibul

Cerita ini mungkin termasuk basbang (basi banget) tapi biarlah just for refreshing. Contohnya, beberapa saat setelah gempa seorang sales menawarkan mesin blender merk National. Sebagaimana kita sudah tahu seharusnya mereknya sekarang adalah Panasonic (bukan National lagi). Seperti biasa ada sedikit trik plesetan sehingga merek yang tertera adalah “National Super” dengan tulisan “Super” lebih kecil, penampilannya sekilas sama dengan blender lama saya.

Dia menjelaskan ini barang-barang dari Alfa Gudang Rabat berhubung Alfa kena gempa maka sementara tutup dan karyawan tidak digaji katanya. Maka barang-barang yang berjatuhan karena gempa ini diberikan sebagai pengganti. Barang-barang tersebut lalu dijual untuk menghasilkan uang pengganti gaji. (lebih…)