Share the Dreams

Mailbox Over Quota

Mungkin sulit dipercaya dulu saya mengirim dan menyimpan email dari aplikasi yang hanya berjalan dari sebuah floopy disk. Saya menggunakan email saat bermain-main dengan NOS (Network Operating System) untuk menjalankan Packet Radio Networking, selain bisa juga untuk remote sensing. Walaupun masa itu hardisk besar hanya berkisar 40an mb, namun program NOS bisa berjalan dengan disket 1.44 Mb plus menyimpan email.

Waktu awal-awal bermain email gak ingat lagi berapa quota nya tapi kalau jalan di disket pastilah dibatasi quota kecil karena disket muatannya kecil masih dibagi untuk meyimpan email dan aplikasi NOS.

Saya ingat email-email saya cukup banyak bisa termuat meskipun space yang tersedia kecil. Hal ini bisa terjadi karena ada sistem kompresi semacam LZW pada sistem aplikasinya. Tetapi yang paling menentukan karena email dahulu kebanyakan isinya teks saja, masih jarang sekali ada attachment.

Anggapan standar ukuran memang berubah sesuai perubahan jaman. Ketika email gratisan muncul seperti Geocities Yahoo, Eudora, Hotmail, kita mendapat space 2 mb sudah surpise. 8 Mb disediakan bagi yang mau bayar di ISP (internet service provider). Sekarang pun email di ISP mungkin antara 8 sampai 20 mb.

Saat ini space spektakuler bermunculan, Yahoo Mail 1 Gb, Gmail 2 Gb lebih, Hotmail 2,5 Gb, gratis lagi. Sebagai network admin di tempat kerja, akhir-akhir ini saya cukup direpotkan dengan permintaan user agar quotanya dinaikkan menjadi 50 sampai 500 Mb per user. Padahal usernya saja lebih dari 100, untuk web & e-mail kita menyewa hosting. Belum co-location karena pertimbangan biaya yang masih tinggi dibanding kebutuhannya.

Masalahnya adalah pada efisiensi, untuk 100 user dengan quota 50 mb perlu 5 Gb space, kalau quotanya 500 mb berarti butuh space 50 Gb hanya untuk email!

Quota email saya hanya 8 Mb utk official email, sampai saat ini belum pernah kelebihan kuota. Karena saya cukup rajin memperhatikan mailbox, menghapus yang gak perlu memindahkan isinya kalau memang perlu. Jadi 8 Mb cukup efisien kan?

Saya amati, yang gak rajin memperhatikan email ada dua kemungkinan terjadi: mailbox penuh atau justru kosong sama sekali! Alasan user minta kuotanya dinaikkan adalah mailbox sering penuh untuk menyimpan file file besar (kok gak di archive aja di komputer sendiri ya?). Mungkin alternatifnya menggunakan popmail untuk memindahkan isi mailbox ke komputer masing-masing. Tapi yang banyak diminati adalah mode webmail.

Kita memang terpengaruh Yahoo & Gmail yang ngiming-imingi quota besar dan gratis. Para user itu bilang wong yang gratis aja bisa gitu kok kita bayar gak bisa?

Berapakah quota e-mail anda sekarang dan berapa yang ideal menurut anda ?

Comments on: "Mailbox Over Quota" (4)

  1. saya termasuk malas …
    gmn caranya supaya tidak malas menghapus email yach ?

  2. #1 Nur Aini, kl dapat warning mailbox anda mendekati over quota mungkin baru cepet-cepet bereskan mailbox ya. jadi selama blm ada warning ya masih males hehe… Itulah salah satu caranyanya, tapi mengatasi malas menghapus email hampir sama dng mengatasi malas secara umum. Sering aja cek email, tandai yang gak perlu untuk dihapus kapan-kapan, langsung hapus spam, download file besar & penting segera dan hapus bila sudah tidak diperlukan.

  3. mas di tempat kerja ,salah satu karyawan emailnya bermasalah ga ada email yang masuk padahal banyak sekali email yang masuk,itu knapa ya apa karna over quota.
    trus cara memperbaikinya gmana ?mohon minta cara2nya/tutorial tolong di email ke ysrzall@yahoo.co.id soalnya aku baru belajar.
    makasih sebelumnya.

    • @rizal: ada bebeberapa sebab, 1. karena overqouta, 2 karena spam/virus filter, 3 karena setting vacation, 4 karena mail server problem. Bisa ditelusuri dg mencoba mengirim email ke alamat yang bermasalah tersebut,
      1. Bila over quota biasanya ada balasan otomatis dari server.
      2. Bila karena setting spam maka email masuk akan di karantina di folder ttt.
      3. Bila karena vacation setting juga akan ada balasan otomatis.
      4. Selain masalah diatas kemungkinan adalah server problem.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: