Share the Dreams

Archive for Agustus, 2006

Orang Paling Keren

Haruskah saya mengakali search engine agar menempatkan halaman saya di urutan atas dengan keyword: orang paling keren (the coolest person). Jawabnya tentu tidak harus demikian. Dalam marketing memang diperlukan usaha keras agar informasi kita dapat mendominasi pasar. Bertitik tolak dari tak ingin orang kecewa saat mengklik tautan saya yang berhubungan dengan orang paling keren, kiranya fenomena orang paling keren ini perlu sedikit dibahas.

SEO (Search Engine Optimization) lahir karena kebutuhan untuk bersaing menempati urutan atas pada hasil pencarian untuk keyword tertentu. Ide SEO tersebut bukanlah suatu hal yang buruk melainkan suatu kreatifitas. Saking kreatifnya orang lalu diadakan SEO contest, siapa yang bisa menempati ranking atas untuk search term: orang paling keren dalam kurun waktu tertentu.

Masalahnya kebanyakan halaman untuk contest berisi informasi yang tak berguna sama sekali dengan kata lain isinya adalah sampah informasi (junk of information). Ini adalah sebuah konsekuensi, tetapi coba bayangkan kalau sampah merajalela tanpa ada kendali. Haruskah dunia yang kita tempati selalu dihantui dengan sampah? Jawabnya tentu tidak. Semua tergantung pada manusia karena manusialah yang membuat sampah. (lebih…)

Iklan

Sales Ngibul Lagi

Sayang sekali.. untuk kesekian kalinya saya mejumpai sales yang mengabaikan kualitas informasi dalam pekerjaanya alias ngibul

Cerita ini mungkin termasuk basbang (basi banget) tapi biarlah just for refreshing. Contohnya, beberapa saat setelah gempa seorang sales menawarkan mesin blender merk National. Sebagaimana kita sudah tahu seharusnya mereknya sekarang adalah Panasonic (bukan National lagi). Seperti biasa ada sedikit trik plesetan sehingga merek yang tertera adalah “National Super” dengan tulisan “Super” lebih kecil, penampilannya sekilas sama dengan blender lama saya.

Dia menjelaskan ini barang-barang dari Alfa Gudang Rabat berhubung Alfa kena gempa maka sementara tutup dan karyawan tidak digaji katanya. Maka barang-barang yang berjatuhan karena gempa ini diberikan sebagai pengganti. Barang-barang tersebut lalu dijual untuk menghasilkan uang pengganti gaji. (lebih…)