Dia lelaki…

Tak peduli bergulirnya pagi
Tak berpikir luka nan perih
Tak kenal pedihnya tangis

Menangislah dia…

Menutup hati dengan bibir kelu
Menahan senyum di lubuk kalbu
Meletakkan asa terbelenggu

Angin menghempaskan impianya
Menerbangkan senyum dan tawa
Mengentaskan hayal dalam nyata
Menjatuhkan kerikil-kerikil ego

Keindahan yang tak terucapkan
Kecantikan yang tak terlihatkan
Melodi senada garis-garis wajah
Menerpa halus di relung-relung jiwa
Menyulut haru di sudut kalbu
Mengalirkan gemercik di kerasnya batu

Wajarkah seorang lelaki menangis? malu?



2 Responses to “Menangislah Dia”  

  1. 1 Rindu

    Menagislah mas.. akan saya pinjamkan pundah saya :)

  2. 2 cahya

    @Rindu: thanks ade


Leave a Reply