Maafkan aku
24Mei08
(For my best friend, untuk sahabatku)
Maafkan aku
… bila menyentuh jiwa angkuh mu
… bila menjamah ranah ego mu
… bila menghalau cerah senyum mu
… bila menutup bening pandang mu
Maafkan aku
… telah membiarkan perginya angin
… bersama dinginnya pagi
… menjejakkan kaki di bukit
… meninggalkan hati terpatri
Maafkan aku
… atas galau membungkam mimpi
… atas duka menghujam hati
… atas cemburu di sudut hati
… atas lembut sungai di mata ini
Maafkan aku sahabatku…
Filed under: Prosa, Uncategorized | 2 Comments
Tags: Angkuh, cemburu, Maaf

jangan pernah merasa bersalah jika memang tak ada kesalahan.
@dea: keadaanlah yang membuat dia bersalah dan dia meminta maaf karena keadaan tersebut