Archive for Mei, 2008
Terima kasih mimpi
:: Pamitan
“Aku mau mengundurkan diri mas…” Hanya itu pesan yang aku terima lewat sebuah inspirasi. Greget wajahnya begitu ku kenal, datar pandanganya memang benar. Aku sendiri tak begitu memperhatikan apa maksudnya, karena bagiku kondisi kita terlalu aman saat ini. Merasa terlalu aman itulah orang yang tak pernah sadar! Karena tak pernah ada kondisi terlalu aman [...]
Filed under: Abstrak | 1 Comment
Tags: mimpi, pulang, terima kasih
Maafkan aku
(For my best friend, untuk sahabatku)
Maafkan aku
… bila menyentuh jiwa angkuh mu
… bila menjamah ranah ego mu
… bila menghalau cerah senyum mu
… bila menutup bening pandang mu
Maafkan aku
… telah membiarkan perginya angin
… bersama dinginnya pagi
… menjejakkan kaki di bukit
… meninggalkan hati terpatri
Maafkan aku
… atas galau membungkam mimpi
… atas duka menghujam hati
… atas cemburu [...]
Filed under: Prosa, Uncategorized | 2 Comments
Tags: Angkuh, cemburu, Maaf
Bermain dengan Hotspot
Kata hotspot dulu banget.. sering terdengar dalam berita ketika sedang membicarakan citra satelit pada peristiwa kebakaran (hutan). Citra satelit yang terdapat sorotan panas (hotspot) mengindikasikan bahwa pusat-pusat kebakaran ada di daerah tersebut.
Analog dengan itu tetapi beda konteks, hotspot saat ini menjadi kata untuk menunjukkan area yang terjangkau layanan wi-fi (wireless fidelity) atau jaringan nir kabel. [...]
Filed under: Teknologi Informasi | 32 Comments
Tags: AAA, hotspot, wi-fi
