Archive for Januari, 2008

Sebatas Impian

15Jan08

Sejak mengenalmu, inilah pertama kali ini aku melihat kau bohong padaku. Saat itu kau kelihatan beda. Aku tahu itu bukanlah dirimu. Biasanya senyum khas-mu hangat, terbuka dan apa adanya.
Cahayamu meredup, candamu memudar
Bicaramu pada angin, sapaku menghilang di awan
Tak menyisakan waktu, kau vonis diriku tak berguna
Begitu mudahnya keputusanmu, hanya dalam hitungan detik. Begitu seriusnya dirimu seolah [...]