Akhirnya Ramadhan tahun ini telah lewat. Seperti bulan-bulan sebelumnya saya masih terkendala “kekurangan waktu” hingga tak sempat merekam banyak peristiwa dalam blog, lagi-lagi belum ideal blog ini. :-(

Ini tentang Ramadhan kok jadi bicara masalah blog. Tetapi sebenarnya kekurangan waktu saya bukan hanya untuk blog tapi untuk semua: untuk keluarga, untuk karir, untuk hidup, untuk ramadhan, untuk ibadah dan juga untuk blog… :)

Apa yang dapat saya rasakan dengan berlalunya Ramadhan ini adalah berlalunya masa penuh kesempatan emas, masa penuh pengampunan, masa berlimpah pahala, masa kebahagiaan. Pagi, siang, malam dalam Ramadhan adalah masa yang berbeda.

Apa yang saya harapkan dapat berkecukupan adalah: “waktu dan kesempatan”. Diperlukan sebuah usaha agar “waktu dan kesempatan” menjadi cukup. Masih mendambakan suasana Ramadhan, rindu bertemu Ramadhan berikutnya.

Semoga Allah SWT menerima amalan dan ibadah kita.



No Responses Yet to “Ramadhan Berlalu”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply